sewa loadbank

15 Cara Merawat Genset, Lebih Mudah dan Hemat!

Bagi hampir seluruh masyarakat urban atau perkotaan, listrik menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakan lagi.

Kenapa? Lantaran hampir semua peralatan yang menjadi kebutuhan harian membutuhkan daya listrik.

Oleh karena itu, sebagai daya tambah sekaligus cadangan manakala listrik dari pembangkit listri mati, genset menjadi pilihan. Namun demikian, apajadinya bila genset cadangan tidak bisa beroperasi dengan prima manakala dibutuhkan? Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan berkala agar genset tetap prima.

Simak beberapa cara merawat genset yang dirangkum Pikiran-rakyat.com dari berbagai sumber.

1. Tempatkan genset di lokasi yang aman dan kering

Agar genset bisa tetap bekerja dengan optimal tanpa gangguan. Tempatkan genset di lokasi yang kering.

Jika mesin genset diletakan di sembarangan tempat maka air, terik matahari, dan lainnya dapat membuat genset cepat rusak, bahkan bisa mendatangkan sengatan listrik.

2. Jaga kebersihan genset

Bersihkan debu, kotoran, minyak, air yang menempel pada genset terutama di bagian radiator Genset ini secara teratur. Sehingga genset tak mudah rusak.

3. Operasikan genset dengan benar

Bacalah buku petunjuk mengenai cara penggunaannya. Sehingga Anda dapat memastikan bahwa Anda telah menggunakan genset dengan benar.

Baca Juga: 

4. Cepat matikan genset ketika ada hal yang janggal

Saat terjadi sesuatu yang jagngal misalkan suara yang terlalu keras, getar yang sangat kuat, sebaiknya langsung matikan genset. Cek ulang kondisi genset bila terjadi hal yang tidak seperti biasanya. Tanyakan pada teknisi yang lebih paham mengenai genset.

5. Ganti spare part yang usang 

Jika telah digunakan dalam jangka waktu yang lama, genset akan termakan usia sehingga menyebabkan genset tidak bisa bekerja dengan optimal.

Untuk mengetahui Komponen komponen Genset apa saja dan kapan waktu yang tepat untuk memeriksa atau mengganti Bagian tersebut, maka anda dapat mengetahuinya dengan membaca buku panduan yang tersedia ketika membeli Genset tersebut.

6. Operasikan genset di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik

Pengoperasian genset di dalam ruangan haruslah memperhatikan sirkulasi udara pada ruangan tersebut. Hal tersebut bertujuan agar gas buang dari sisa pembakaran genset yang keluar dari knalpot dapat terbuang dengan baik. Selain demi kesehatan pengguna, juga untuk mencegah mesin genset agar tidak cepat panas.

7. Cek kabel-kabel instrument secara berkala

Kabel-kabel instrument yang terdapat pada genset harus selalu diperhatikan secara berkala. Perawatannya harus terus dijaga karena merupakan bagian dari perlengkapan penting pada mesin genset Anda.

8. Periksa oli mesin pada genset secara berkala

Oli mesin pada genset merupakan perlengkapan yang sangat penting untuk diperhatikan. Oleh sebab itu, harus dilakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan oli genset tidak berkurang atau terisi dalam jumlah yang sesuai dengan pemakaian yang benar. Ganti oli genset Anda jika sudah terlihat hitam (keruh), atau bila oli sudah berkurang dari kadar normalnya. Biasanya, penggantian oli pada mesin genset dilakukan setiap 6 bulan sekali, atau jika kondisi oli sudah tidak normal.

9. Periksa bahan bakar

Yah, bahan bakar merupakan hal penting yang patut di perhatikan sebelum menggunakan Mesin Genset itu sendiri, karena dengan bahan bakar yang tidak mencukupi / tidak tepat, maka genset mudah rusak karena mengalami kekeringan.

10. Lakukan pemeriksaan Distilled Water pada bagian Battery

Pada battery tersedia distilled yang harus di isi ulang dalam kurun waktu tertentu, biasanya 2 hingga 3 tahun para pemilik di wajibkan untuk mengisi ulang Battery tersebut, jika tidak maka akan berpegaruh pada kinerja genset itu sendiri.

11. Periksa sistem kontrol

Pemeriksaan sistem kontrol bermanfaat untuk melancarkan penyaluran beban. Lakukan pemeriksaan secara teratur dan pastikan log data yang benar selama pemanasan mesin. Jangan lupa juga untuk mengembalikan sistem kontrol kembali ke normal automactic stand by (AUTO).

12. Periksa indikator mesin

Pemeriksaan indikator mesin dapat dilakukan dengan memeriksa tekanan oli dan suhu radiator. Tidak hanya itu, jangan lupa juga untuk memeriksa “performa” mesin saat bekerja dengan mendengarkan bunyi mesin. Jika ada masalah pada mesin biasanya ada peringatan dini. Tetap waspada  jika terjadi kegagalan pembakaran (misfires), getaran, asap knalpot yang berlebihan, penurunan kekuatan, dan peningkatan konsumsi oli atau bahan bakar.

13. Periksa sistem pembuangan

Pemeriksaan sistem pembuangan dapat dilakukan dengan memeriksa knalpot  dan asap yang dikeluarkan tidak terlalu berlebihan. Jika asap yang dikeluarkan berlebih maka dikhawatirkan ada masalah dari kualitas bahan bakar yang kotor atau kualitas udara sehingga perlu perbaikan secepat mungkin.

14. Rawat sistem pendingin

Perawatan sistem pendingin harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan sirip-sirip pendingin (radiator fin). Gunakanlah kompresi udara tekanan rendah atau aliran air ke arah yang berlawanan dari aliran udara normal radiator untuk membersihkan radiator. Perawatan sistem pendingin juga dapat dilakukan dengan memeriksa level cairan pendingin (coolant) dalam keadaan mesin tidak menyala.

15. Panaskan genset secara rutin

Sama halnya dengan mesin sepeda motor atau mobil, mesin genset harus dipanaskan secara rutin meski tidak sedang digunakan. Mesin dan perangkat elektronik yang terdapat dalam genset dapat berkurang kinerjanya apabila genset tidak secara rutin dinyalakan. Setidaknya, genset perlu dipanaskan selama 5 sampai 10 menit setiap 3 hari sekali agar sirkulasi pelumasan oli mesin dapat berlangsung dengan optimal.

Sederet perawatan genset tersebut mungkin membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Akan tetapi ada pilihan yang lebih mudah bagi Anda yakni dengan cukup sewa genset atau rental genset  plus jasa perawatan genset saja.

Sewatama, merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan sewa genset dari kelas kecil hingga besar. Dari kelas event-event hingga pertambangan, perusahaan, atau gedung dan perumahan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Sewatama bisa kunjungi situs web nya di https://sewatama.com/id/ atau bisa kirimkan email ke info@sewatama.com.***

Sumber: Pikiran Rakyat  

\

Corporate News

Berita