pasang solar panel

Begini Solar Panel Menghasilkan Listrik

Pemerintah terus berupaya meningkatkan pemakaian energi baru terbarukan, salah satunya solar panel. Tenaga listrik dari sinar matahari atau surya di dunia memang terus meningkat. Berdasarkan Energy Outlook, di Asia, ada 5 negara yang pasang solar panel secara tinggi. Kelimanya adalah, Tiongkok, India, Jepang, Thailand dan Filipina. Sementara Indonesia sendiri belum menunjukkan angka yang massif penduduknya pasang solar panel.

Terlepas dari hal itu, meningkatnya pemakaian tenaga surya dikarenaan energi   listrik dari sinar matahari juga tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena tidak menghasilkan efek rumah kaca, serta tidak mencemari udara dan air. Energi listrik dari tenaga surya juga bisa menjadi sumber energi listrik cadangan yang bermanfaat saat aliran listrik utama padam.

Lalu, bagaimana sinar matahari menghasilkan energi listrik? Cahaya matahari yang terserap oleh sel silikon dari panel surya akan mengakibatkan elektron lepas dan mengalir dalam semikonduktor. Elektron yang mengalir merupakan energi listrik dan dialirkan ke terminal positif dan negatif. Satu sel surya dapat menghasilkan tegangan DC sebesar 0,5-1 volt dan kemudian di konversi melalui inverter untuk menghasilkan arus AC. Setelah itu, beberapa sel panel surya yang dihubungkan secara seri bisa digunakan untuk menyalakan peralatan elektronik yang kita gunakan sehari-hari.

Untuk menghasilkan energi listrik sesuai dengan kebutuhan, diperlukan beberapa komponen untuk membuat sebuah solar system. Berikut ini beberapa komponen yang dibutuhkan :

  1. Photovoltaic Modul

Photovoltaic Modul atau modul surya merupakan perangkat semikonduktor dan mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Ada dua jenis photovoltaic modul yang umum digunakan yakni monokristalin dan polikristalin. Keduanya, memiliki efisiensi konversi rata-rata sekitar 10-12%. Selain itu, ada pula Hybrid Silicon PV Modul dengan sensitivitas yang lebih baik dan memiliki efisiensi konversi paling tinggi sekitar 16%. Dalam memilih panel surya, pilihlah yang berkualitas agar lebih tahan lama dan menghasilkan konversi yang optimal.

  1. Controller

Controller atau lengkapnya solar charge controller merupakan alat kontrol yang berfungsi mengatur tegangan dan arus yang dikeluarkan oleh photovoltaic modul. Controller juga berguna untuk mencegah battery overload melalui pengendalian proses discharge. Dalam penggunaan controller, satuan tegangan (Volt) dan kuat arus (Ampere) jadi dua hal yang perlu diperhatikan saat proses charging daya ke battery.

  1. Battery

Saat malam hari atau cuaca mendung, photovoltaic modul tidak akan mendapatkan cahaya matahari dan membuat energi listrik tidak bisa dihasilkan. Battery jadi solusi yang tepat agar aliran listrik bisa tersimpan dan dialirkan saat dibutuhkan. Dalam memilih battery, Anda bisa mengukur berapa besar kebutuhan listrik dan kemampuan photovoltaic modul dalam mengisi battery.

  1. Inverter

Energi listrik yang dihasilkan oleh solar system adalah arus listrik searah (Direct Current/DC). Sementara itu, mayoritas peralatan listrik yang digunakan menggunakan arus listrik tidak searah (Alternating Current/AC). Agar arus DC yang dihasilkan oleh solar panel menjadi arus AC, dibutuhkan inverter. Selain itu, tegangan listrik juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan menggunakan inverter.

Pasang solar panel untuk menghasilkan listrik akan sangat bermanfaat untuk dunia industri. Adanya aliran listrik dari energi matahari bisa memenuhi kebutuhan bisnis di area yang sulit dijangkau. Selain itu, solar system juga bisa menjadi energi cadangan saat aliran listrik utama padam atau menghemat biaya listrik bulanan.

Agar proses pemasangan solar panel bisa memenuhi kebutuhan industri, sebaiknya lakukanlah konsultasi dengan perusahaan penyedia panel surya yang telah berpengalaman. Sewatama bisa menjadi perusahaan yang tepat karena menyediakan jasa pemasangan solar panel untuk kebutuhan industri Anda baik off grid maupun on grid. Sehingga, bisa memenuhi kebutuhan listrik industri yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

Corporate News

Berita