Penuhi Komitmen, Sewatama Bayar Kupon Obligasi dan Fee Ijarah Ke-27 Serta Cicilan Pokok ke-9 Sebesar Rp23, 1 Miliar

 

Jakarta 28 Juni 2019— Memenuhi komitmen atas kesepakatan bersama dengan para pemegang Obligasi Sewatama I 2012 dan pemegang Sukuk Ijarah I 2012, PT Sumberdaya Sewatama (IDX: “SSMM”) melakukan pembayaran kupon obligasi gross ke-27 sebesar  Rp 23,102,898,797 (Dua Puluh Tiga Miliar Seratus Dua Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Rupiah) dengan perincian fee sukuk ijarah SISSMM01 sebesar Rp3.430.000.000 (tiga miliar empat ratus tiga puluh juta rupiah) dan kupon sebesar  Rp9.964.150.000 (sembilan miliar sembilan ratus enam puluh empat juta seratus lima puluh ribu rupiah). Seerta cicilan pokok ke-9 sebesar Rp9.708.748.797 (Sembilan Miliar Tujuh Ratus Delapan Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Delapan Ribu Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Rupiah) yang disetorkan ke rekening KSEI pada hari Jum’at, 28 Juni 2019. Pembayaran ini dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo yang ditetapkan KSEI, untuk pembayaran kupon obligasi maupun fee ijarah dan cicilan pokok.

 

“Komitmen kami dalam pembayaran cicilan pokok ke-9 dan kupon obligasi ke-27 dengan total mencapai Rp23, 1 miliar ini, merupakan bentuk komitmen kami dalam memenuhi kewajiban terhadap pemegang obligasi dan sukuk. Angka ini lebih besar dari yang sudah disepakati. Kami berusaha untuk mempercepat pembayaran guna mengurangi pokok hutang. Selain itu, pembayaran tepat waktu yang kami lakukan juga sebagai bentuk rasa syukur kami atas dukungan para pemegang obligasi kepada manajemen Sewatama dalam melakukan pengelolaan perusahaan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” sebut Ferry Arief Sunandar, Direktur Utama, PT Sumberdaya Sewatama di Jakarta, Jum’at (28/6/2019).

Obligasi Sewatama

Atas dibayarkannya pokok hutang yang sudah disetujui Wali Amanat, kini Sewatama kini masih memiliki obligasi syariah sebesar Rp 196.000.000.000,- (seratus sembilan puluh enam miliar) dengan fee ijarah sebesar 7% per tahun hingga tahun 2020, selanjutnya 8% per tahun hingga tahun 2024 dan cicilan pokok Ijarah sebesar 1% per tahun. Adapun untuk obligasi konvensional (SSM01B) juga berkurang menjadi Rp 569.380.000,- (Lima Ratus Enam Puluh Sembilan juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah)  dengan kupon sebesar 7% per tahun hingga tahun 2020 selanjutnya 8% per tahun hingga tahun 2024 berikut cicilan pokok sebesar 1% per tahun.

Corporate News

Berita

Press Release