jasa teknisi genset

Pentingnya Perawatan Preventif Bagi Genset Diesel

Punya back up genset, bukan berarti pasokan listrik di jamin aman. Agar tetap prima saat digunakan, ada baiknya dilakukan perawatan secara rutin. Perawatan ini bisa dilakukan oleh perusahaan jasa teknisi genset atau dilakukan oleh operator genset yang ditugaskan. Lalu, perawatan preventif seperti apa yang harus diperhatikan?

Lubrikasi

Pemeriksaan oli genset perlu dilakukan secara berkala dengan menggunakan dipstick. Pastikan level oli agar selalu berada di dekat tanda penuh. Jika oli berkurang, tambahkan dengan menggunakan merek dan kualitas yang sama. Selain itu, ganti oli dan filter secara berkala agar kualitas mesin genset tetap prima. Jasa teknisi genset Sewatama bisa diandalkan untuk memastikan lubrikasi mesin genset berjalan dengan baik.

Cooling System

Untuk memastikan genset berfungsi dengan baik, periksa selalu level cairan pendingin. Lepaskan tutup radiator setelah mesin dingin lalu tambahkan pendingin sampai sekitar ¾ dari kapasitas yang tersedia jika dibutuhkan. Periksa juga bagian luar radiator dan bersihkan jika ada kotoran yang menghambat proses pendinginan. Cek juga apakah radiator berkerja secara normal dengan menghidupkan genset dan memperhatikan apakah ada cairan yang keluar dari selang outlet.

Sistem Bahan Bakar

Perawatan sistem bahan bakar genset bisa dilakukan dengan menyimpan bahan bakar secara penuh di tangki genset. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya korosi dan kontaminasi. Korosi terjadi karena adanya uap embun pada tangki bahan bakar yang tidak terisi penuh. Selain itu, perawatan juga bisa dilakukan dengan mengeringkan filter bahan bakar untuk menghilangkan embun uap air yang ada di tangki bahan bakar.

Disamping itu, pengujian secara rutin juga diperlukan apabila genset tidak digunakan selama 3-6 bulan. Cara ini juga berguna untuk mendeteksi apakah ada kebocoran lubang, retak atau sambungan yang longgar. Dengan demikian, genset akan tetap prima dan siap digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Merawat Baterai

Salah satu penyebab kegagalan sistem otomatis genset disebabkan oleh lemahnya baterai genset. Perawatan baterai perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan genset dapat bekerja secara otomatis saat aliran listrik utama padam. Langkah-langkah perawatan baterai bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut :

  1. Menguji Baterai
  2. Membersihkan Baterai
  3. Memeriksa Level Elektrolit

Pengujian Mesin Rutin

Pengujian mesin genset perlu dilakukan secara rutin agar bagian dalam mesin terlumasi dengan baik, menghabiskan bahan bakar sebelum kualitasnya jadi buruk, mencegah oksidasi dari kontak listrik dan memudahkan saat akan dinyalakan. Pengujian mesin genset bisa dilakukan saat perawatan selama minimal 30 menit. Cara ini merupakan langkah penting pencegahan agar mesin genset tetap prima dan siap digunakan jika sewaktu-waktu aliran listrik utama terputus.

Inspeksi Sistem Pembuangan

Inspeksi sistem pembuangan genset dilakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran. Proses inspeksi bisa dilakukan dengan memeriksa seluruh sistem gas buang genset khususnya pada bagian knalpot, titik sambungan, dan pipa knalpot. Perhatikan juga apakah pipa knalpot terlalu panas hingga membuat area sekitarnya jadi overheating. Apabila terjadi kebocoran, segera perbaiki mesin genset tetap prima.

Demikian 6 langkah preventif yang bisa dilakukan dalam proses perawatan genset diesel. Agar perawatan bisa dilakukan secara tepat, Anda bisa menggunakan jasa teknisi genset dan jasa operator genset dari Sewatama. Selain itu, Sewatama uga menawarkan jasa kelistrikan lainnya seperti jasa perawatan panel, jasa perawatan trafo dan jasa pompa tambang, sehingga proses perawatan genset akan berjalan lebih efektif dan efisien dengan menyerahkannya kepada ahlinya.

Corporate News

Berita