commissioning genset

Testing dan Commissioning Genset Apa Gunanya?

Testing dan  Commissioning genset adalah serangkaian tes yang digunakan untuk memastikan genset memiliki performa yang terjaga dan bisa menghasilkan energi listrik secara optimal saat dibutuhkan. Tes ini merupakan salah satu bagian dari perawatan genset untuk mencegah terputusnya aliran listrik di suatu Kawasan industri atau gedung perkantoran. Selain itu, commissioning test genset juga berguna untuk memastikan genset berada dalam kondisi yang baik dan bisa menghasilkan daya secara maksimal.

Prosedur pelaksanaan commissioning test genset dilakukan melalui beberapa tahapan. Berikut uraian tahapan yang perlu dilakukan :

Tes dan inspeksi konstruksi

Tahapan pertama dalam commissioning test adalah inspeksi konstruksi genset. Ini bertujuan untuk memastikan desain genset telah sesuai dengan rancangan dan siap untuk digunakan saat kondisi darurat tiba. Beberapa tahapan dalam proses ini melingkupi area berikut :

  1. Inspeksi generator darurat
  • Inspeksi visual pada engine, alternator dan radiator
  • Tes operasi genset secara penuh
  • Tes fungsi kontrol
  • Inspeksi perlindungan sirkuit dan mesin
  • Uji konsumsi bahan bakar
  1. Panel Kontrol
  • Inspeksi secara visual pada panel control
  • Tes kinerja panel control
  • Uji hambatan listrik
  • Uji kenaikan suhu
  1. Tangki bahan bakar
  • Inspeksi secara visual pada permukaan tangki (pastikan pengelasan permukaan tangka dalam kondisi baik)
  • Tes hidrolik

Tes kinerja fungsional

Usai menjalani serangkaian tes diatas, prosedur berikutnya dalam commissioning test genset yakni dengan melakukan tes kinerja fungsional. Langkah ini dilakukan dengan menjalankan beberapa proses di area berikut :

  1. Inspeksi generator darurat
  • Inspeksi pracommissioning tiap komponen atau sistem
  • Uji beban tiruan
  • Uji output pengisian daya baterai
  • Tes penerimaan beban
  1. Panel Kontrol
  • Inspeksi pracommissioning pada tiap komponennya
  • Tes kinerja tiap komponen mulai dari voltmeter, wattmeter, ammeter, lampu, tombol dan sakelar
  • Cek perlindungan sirkuit dan uji transfer beban
  1. Tangki bahan bakar
  • Inspeksi pracommissioning pada konstruksi tangki, pengelasan, pengecatan dan komponen didalamnya.
  • Tes hidrolik

Commissioning Genset Wajib

Setelah inspeksi pracommissioning dijalankan pada tiap-tiap komponennya, prosedur commissioning wajib bisa dilaksanakan setelahnya. Tahapan commissioning genset wajib mencakup :

  • Tes insulasi
  • Tes fungsi control
  • Uji beban tiruan
  • Uji output pengisian daya baterai
  • Tes penerimaan step-load
  • Pengukuran tingkat kebisingan

Disamping langkah-langkah prosedur commissioning test genset di atas, ada pula beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalankan prosedur tersebut. Hal-hal tersebut antara lain :

  1. Baterai, bahan bakar, dan daya pembantu harus diisolasi sebelum melakukan inspeksi awal
  2. Saklar berada dalam kondisi off dan saklar darurat ditekan
  3. Pastikan tidak ada komponen yang longgar
  4. Pastikan pemutus sirkuit beban dalam posisi terbuka
  5. Pastikan oli pelumas dalam keadaan penuh
  6. Pastikan cairan pendingin tercukupi
  7. Perhatikan sirkulasi udara di sekitar genset
  8. Sediakan ruang yang memadai untuk memudahkan commissioning genset dan memudahkan pembacaan panel kontrol

Prosedur commissioning genset perlu dilakukan secara berkala agar sistem kelistrikan dalam gedung perkantoran siap untuk menghadapi situasi darurat. Agar lebih terkendali, serahkan proses perawatan genset kepada perusahaan yang telah berpengalaman dalam bidang kelistrikan seperti Sewatama.

Dengan pengalaman di dunia kelistrikan selama 27 tahun, Sewatama siap membantu merawat genset gedung perkantoran maupun Kawasan industri agar tetap beroperasi saat dibutuhkan. Sehingga, pasokan listrik tidak akan terhambat karena prosedur perawatan genset dilakukan secara tepat dan berkala. (SS-CC)

Corporate News

Berita