genset cadangan listrik gedung

Sewa Genset Kapasitas Besar Atau Kecil? Ini Cara Menghitungnya!

Genset cadangan listrik gedung maupun industri perlu disiapkan untuk menjaga pasokan energi listrik. Agar kebutuhan listrik bisa terpenuhi secara optimal, dibutuhkan genset dengan kapasitas yang sesuai dengan industri yang dijalankan. Selain itu, memilih genset dengan kapasitas yang tepat memiliki beberapa manfaat seperti mencegah kegagalan sistem, mencegah shutdown karena overload, mempermudah perawatan genset dan menjaga performa mesin genset agar lebih halus dan tahan lama. Lalu, bagaimana cara menghitung kapasitas genset yang dibutuhkan? Berikut beberapa caranya :

Hitung Kebutuhan Daya Listrik

Genset cadangan listrik gedung maupun industri hadir dalam berbagai kapasitas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk mendapatkan kapasitas genset yang sesuai, perhitungkan secara matang daya listrik yang Anda butuhkan. Buatlah daftar terlebih dahulu alat industri, mesin pabrik dan barang-barang elektronik apa saja yang membutuhkan aliran listrik. Hitung masing-masing daya yang dibutuhkan agar genset bisa memenuhi kebutuhan industri saat aliran listrik utama padam.

Setelah menghitung kebutuhan daya, perhitungkan juga daya yang bisa disuplai oleh genset. Biasanya, genset menggunakan satuan kVA untuk menyatakan jumlah daya yang mampu disuplai. Sementara itu, kebutuhan daya industri dinyatakan dalam satuan kW sehingga perlu disesuaikan agar diperolah daya yang sesuai.

Pada sistem genset yang 100% efisien, angka kW = angka kVA. Tapi, sistem kelistrikan genset tidak pernah 100% efisien dan biasanya genset memiliki power factor sebesar 80%. Untuk menghitungnya, kapasitas genset dan kebutuhan daya secara akurat, Anda bisa menggunakan rumus kW = kVA X Power Factor atau kVA = kW / Power Factor.

Pertimbangkan Lokasi Industri

Lokasi industri sangat menentukan jenis genset yang bisa Anda gunakan. Lokasi yang sulit dialiri listrik konvensional akan membutuhkan kapasitas genset yang lebih besar sebagai pemasok sumber listrik utama. Selain itu, akses jalan menuju lokasi juga menentukan dimensi genset yang bisa digunakan.

Analisa Kebutuhan Genset

Tidak semua industri membutuhkan genset  cadangan listrik gedung atau back up energi dari aliran listrik utama. Pada industri di daerah terpencil, seperti pengeboran minyak offshore dan kawasan pertambangan, genset digunakan sebagai pemasok utama aliran listrik industri.

Jika genset merupakan sumber energi listrik utama, maka pilihlah genset dengan kapasitas yang lebih besar dari kebutuhan. Sebab, genset tidak boleh dioperasikan pada kapasitas maksimumnya selama lebih dari 30 menit. Anda perlu memberikan margin kapasitas genset sebesar 20-30% untuk mengoptimalkan kinerja genset dalam mengalirkan energi listrik. Selain itu, cara ini juga berguna untuk memperpanjang usia genset sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Manfaatkan Sumberdaya yang Ada

Disamping menggunakan genset, industri pengeboran minyak lepas pantai juga bisa memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghasilkan listrik. Berdasarkan data dari National Ocean Economics Program (NOEP), beberapa proyek offshore di Amerika Serikat dan Eropa telah menggunakan sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik. Tentunya, diperlukan konsultan pembangkit listrik yang berpengalaman untuk menilai apakah cara ini lebih efisien atau membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibanding menggunakan genset.

Sebagai perusahaan konsultan kelistrikan yang telah berpengalaman selama lebih dari 27 tahun, Sewatama bisa membantu Anda untuk mendapatkan genset yang sesuai kebutuhan industri. Melalui jasa sewa genset sampai konsultasi seputar kelistrikan, Sewatama siap menghadirkan energi listrik yang efektif dan efisien. Hubungi kami melalui formulir dibawah ini untuk mendapatkan solusi terbaik seputar kelistrikan yang terpercaya.

Corporate News

News