Tiga Langkah Menghemat Energi

Energi listrik telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan kita. Pada sektor industri khususnya, energi listrik memegang peranan penting terutama dalam revolusi industri 4.0. Kehadiran listrik yang begitu penting juga diikuti oleh beban perusahaan dalam menghadirkan energi listrik yang lebih efektif dan efisien, sehingga diperlukan alat listrik hemat energi.

Efisiensi energi listrik perlu dilakukan untuk menghemat biaya listrik perusahaan atau rumah tangga. Proses ini bisa dilakukan melalui berbagai macam cara mulai dari mengaudit energi listrik yang digunakan sampai penggunaan alat listrik hemat energi. Saat ini, alat listrik hemat energi mulai dilirik oleh banyak perusahaan supaya bisa menghemat beban listrik setiap bulannya.

Konsep alat listrik hemat energi pada dasarnya berasal dari pemanfaatan sumber energi terbarukan dan energi listrik itu sendiri. Contohnya, lampu hemat energi atau lampu LED yang biasa kita gunakan bisa menghasilkan pencahayaan yang sama baiknya dengan energi yang lebih rendah karena beroperasi dibawah suhu yang lebih rendah. Selain itu, terdapat pula alat pemanas air yang memanfaatkan energi matahari untuk menghemat penggunaan energi listrik.

Dalam skala industri, penghematan energi listrik bisa dilakukan dengan memilih mesin yang lebih hemat konsumsi energi listriknya dan melakukan serangkaian proses audit energi listrik. Proses audit energi berguna untuk mengevaluasi area mana yang cenderung boros dan bisa dilakukan efisiensi. Sementara itu, penggunaan alat listrik hemat energi punya peranan besar dalam menghemat biaya listrik sebuah perusahaan.

Dalam memilih alat listrik hemat energi ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa diantaranya :

  1. Lakukan benchmark data untuk mengetahui potensi penghematan energi

Benchmark data dapat membantu Anda untuk mengetahui berapa banyak potensi penghematan energi yang bisa dilakukan. Proses ini sejalan dengan proses audit energi dan bisa membantu Anda mengetahui berapa besar biaya yang bisa dihemat nantinya. Proses benchmark data dapat dilakukan melalui proses pengumpulan data dan membandingkan biaya energi listrik dari pembangkit yang digunakan.

  1. Tentukan alat listrik yang dapat dihemat

Mengganti mesin yang telah lama digunakan tentu bukan pilihan bijak terutama jika mesin tersebut sangat penting dalam proses produksi. Sebagai alternatifnya, setelah melakukan benchmark data Anda bisa menentukan alat listrik mana yang dapat diganti dengan alat listrik hemat energi. Anda bisa memulainya dengan mengganti lampu dengan lampu LED atau mengatur pencahayaan agar tidak menggunakan lampu saat siang hari, dan mematikan alat listrik yang sedang tidak digunakan,

  1. Gunakan energi terbarukan

Penggunaan energi terbarukan bisa menjadi alat hemat listrik yang paling efektif. Anda bisa memanfaatkan energi terbarukan seperti cahaya matahari untuk mengurangi biaya listrik dalam jangka panjang sekaligus menjadikannya sebagai cadangan energi saat pasokan listrik utama padam. Selain bisa menghemat energi, penggunaan energi terbarukan juga bisa memastikan bisnis tetap berjalan saat kondisi blackout terjadi.

Dalam memilih alat listrik hemat energi, Anda tentu tidak bisa melakukannya sendirian. Diperlukan bantuan tenaga ahli yang telah tersertifikasi untuk menghitung berapa besar potensi efisiensi yang bisa dicapai dan proses implementasi penghematan energi listrik yang bisa diandalkan.

Sewatama bisa menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan Eco Power yang siap membantu Anda menghadirkan energi listrik yang lebih efisien. Dengan tenaga ahli yang telah tersertifikasi serta pengalaman selama lebih dari 27 tahun, Sewatama bisa menjadi mitra Anda dalam menghasilkan sistem kelistrikan yang efisien, terpadu dan dapat diandalkan. Segera hubungi kami disini untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Corporate News

Berita