Di tengah situasi pandemi, Kamis (16/7) Arifin Tasrif, Menteri ESDM pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, meresmikan 10 pembangkit listrik di berbagai wilayah Indonesia dengan total kapasitas seluruhnya mencapai 555 MW. Total investasi untuk ke-10 pembangkit listrik itu sebesar Rp 15 triliun.
Pembangkit-pembangkit itu tersebar di berbagai daerah yang membutuhkan pasokan listrik. Pembangkit-pembangkit itu adalah PLTMG Merauke 2 – NCB 9 PT Indonesia Power kapasitas (20 MW), PLTMG Biak 2- NCB PT Indonesia Power (10 MW), PLTMG Biak (15 MW), PLTMG Seram (20 MW); PLTP Muara Laboh (80 MW), PLTMG Langgur (20 MW), PLTMG Jayapura Peaker (40 MW), PLTMG Merauke (20 MW), PLTGU Muara Karang (300 MW), dan PLTM Ambon Peaker (30 MW).
Pembangkit ini sebagai bagian dari rencana pemerintah dalam pemenuhan proyek listrik 35.000 MW yang dicanangkan beberapa tahun belakangan. Sewatama sebagai perusahaan ketenagalistrikan nasional yang sudah berdiri sejak 28 tahun lalu, juga melayani pengoperasian dan perawatan pembangkit-pembangkit listrik di Tanah Air.
Divisi O&M Sewatama, berpengalaman dengan mengoperasikan pembangkit listrik combine cycle 2×110 MW dan PLTM 2x 60MW di Sumatera. Teknisi-teknisi Sewatama yang bersertifikat dan memiliki kriteria sesuai dengan syarat yang dibutuhkan, merupakan tenaga kerja andal.
Sewatama sudah memulai mengeoperasikan pembangkit listrik tenaga gas (PLTMG) berkapasitas 250 MW di Sumatera.
It pleased us to provide you with solution